Film Selembar Itu Berarti, Potret Pendidikan di Indonesia

Posted by  Halo Selebriti Net | May 23 2018

Satu lagi karya anak bangsa yang menelorkan film yang sangat memberi inspiratif bagi penontonnya.

Jelang pemutaran perdana serentak di bioskop di Indonesia, Film 'Selembar Itu Berarti' sempat menyabet rekor dari Musium Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori penonton terbanyak. Sebelum film ini ditayangkan di bioskop sudah ditonton 300 ribu kali.

Dedy Arliansyah sang Sutradara film Selembar Itu Berarti juga memperoleh rekor MURI dengan kategori jabatan terbanyak dalam
satu produksi film. Sutradara asal Kota Medan ini, merangkap 18 jabatan dalam memproduksi film 90 menit itu.

Film Selembar itu Berarti yang diproduksi Mora Heart Production, akan tayang secara serentak di bioskop pada 24 Mei 2018 ini. Film ini diperankan oleh aktor dan aktris dari Medan seperti Putri Dalilah Siagian, Raihan F Valendiaz Yessica T Simanjuntak, Ratu Rizka Apriani dan Cut Indah Rizky.

Film besutan karya anak Medan ini juga melibatkan aktris papan atas Tanah Air, yakni Anwar Fuadi, Raslina Rasyidin dan Jay Wijayanto. Film ini bergenre drama dan menceritakan potret buram pendidikan di Indonesia yang dialami masyarakat miskin.

Mora Heart Production menggelar launching film Selembar Itu Berarti sekaligus penyerahan rekor MURI kedua kali di Merdeka Walk, Medan, Sabtu malam, 19 Mei 2018 lalu. Dalam acara ini, seluruh pemain dan kru film hadir.

Dedy Arliansyah mengatakan, film itu dikerjakan dengan 6 orang kru dengan proses selama dua pekan dan lokasi proses pembuatan film di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.

"Film terinspirasi berawal saya suka bertualang beberapa Kabupaten di Sumatera Utara. Ternyata pendidikan di Indonesia belum merata berbicara dana Bos. Di dalam film ini, sekolah gratis. Tapi, enggak bisa makan. Jadinya, film ini menceritakan pendidikan belum merata," ucap Dedy kepada wartawan di Medan.

Dedi menilai, filmnya sarat dengan edukasi terhadap seluruh pelajar di Indonesia. "Jadi film ini dibuat untuk memberikan inspirasi kepada para pelajar untuk bangkit dalam meraih cita-citanya," ucap Dedy.

Ia mengaku, cerita film ini tidak mengkritik pemerintah. Namun, hanya sebagai motivasi untuk memperbaiki lebih baik lagi pendidikan di Indonesia. Kemudian, film tersebut memotivasi anak bangsa untuk terus belajar untuk meraih cita-cita.
"Film ini mengajari anak-anak kita untuk mensyukuri apa yang kita punya saat ini. Saat dilakukan roadshow ke beberapa Kabupaten/Kota di Indonesia dan setelah menonton film ada anak yang meminta maaf kepada orang tuanya, karena mereka masih bisa bersekolah dan untuk itu mereka berjanji lebih giat lagi," kata Dedy.

Ia juga berharap, filmnya akan membangkitkan kembali perfilman nasional dan memberikan inspirasi untuk tidak berputus asa dalam menggapai cita-citanya. Dedy mengatakan, film ini bisa menghibur waktu saat Ramadan dan liburan sekolah nantinya.

Anisa Trihapsari dan Sultan Djordy yang ikut menyaksikan pemutaran film perdana di layar lebar pada Selasa (21/5/18) di XXI Epicentrum, Kuningan Jakarta ini juga turut mengomentari kalau film ini layak untuk ditonton.
"Ini film yang sangat memberikan inspirasi bagi anak anak khususnya. Saya berharap film ini dapat di tonton oleh masyarakat Indonesia. Selain itu juga film ini juga dapat disaksikan oleh pemerintah daerah maupun pusat tentang masih adanya potret kehidupan yang seperti itu di negeri ini, ujar Sultan.

Film yang dimainkan oleh para pemain muda dan baru ini syarat dengan air mata. Potret kehidupan masyarakat yang kurang mampu namun memiliki semangat besar untuk belajar dan maju tercermin di film ini. "Akting mereka luar biasa, tidak terlihat seperti bintang baru. Coba kita liat mereka mampu menangis dalam tempo dan ritme yang panjang. Ini bukan perkara mudah. Apa kalian memakai alat bantu...? Ternyata tidak. Apa yang kalian pikir kan sehingga menangis seperti itu. Mereka bilang kalau mereka menjiwai naskah yang ada. Ini luar biasa. Mereka masih anak anak dan ini film pertama mereka yang mereka bikin. Tapi lihat, mereka mampu memberikan kontribusi yang terbaik unyuk film ini", ungkap Anisa ditengah-tengah para pemain.

Namun ada satu hal yang di sayangkan pasangan selebritis ini. "Satu hal yang kami sayanagi dan sensasi, kami tidak terlibat di film ini, hahahahaaaa", ujar pasangan ini kompak sambil di sertai gelak tawa mereka dan yang mendengarnya.

 

Redaksi  | Pedoman Media Cyber  | Kontak Pos  | Info Iklan 

Copyright @2018 - HaloSelebriti. All Right Reserved