Kontroversi di Balik Film Ghostbusters Versi Wanita - Foto by Google Kontroversi di Balik Film Ghostbusters Versi Wanita - Foto by Google

Kontroversi di Balik Film Ghostbusters Versi Wanita

Posted by  | August 05 2016

HaloSelebriti.NET-Jakarta- Membicarakan soal film yang di reboot memang tak ada habisnya. Apalagi film tersebut melenceng dari film aslinya. Hal itu terjadi pada film Ghostbusters yang saat ini sedang banyak dibicarakan karena gender karakter pemeran utama diganti menjadi perempuan.

Proyek yang satu ini memang terbilang nekat. Paul Feig, sang sutradara film tersebut nekat merubah salah satu warisan yang cukup terkenal di era tahun 1980-an itu dengan mengganti gender keempat karakter utama di film Ghostbusters.

Hal itu pun sontak membuat banyak perdebatan panjang yang mewarnai proses pembuatan film hingga akhirnya dirilis pada Jumat (22/7/2016). Maka, tak salah jika film tersebut diberi predikat film paling kontroversial tahun 2016.



Tak hanya itu, tindakan Feig mengganti para pemeran utama film Ghostbusters menjadi wanita, tak pelak mendapat dukungan dari para feminis. Sebaliknya, para penggemar berat film tersebut justru kecewa. Mereka menganggap Feig melakukan kesalahan terbesar.

Hasilnya, Ghostbusters versi terbaru masuk sejarah menjadi video yang paling banyak mendapatkan thumbs down” ketika trailer-nya dirilis di Youtube : nyaris sejuta dislikes. Hanya sekitar 280-an orang yang menyukai trailer sepanjang 2,5 menit ini. Film ini juga sudah menuai kritikan di dunia maya.



Di IMDB, Ghostbusters versi terbaru diganjar skor 5,3 dari 10, dan hanya sekitar 75 persen nilainya di Rotten Tomatoes.Bahkan di beberapa situs film internasional, film itu juga dikritik habis-habisan. Menurut para kritikus yang kebanyakan kaum pria, wanita tak seharusnya menjadi pemimpin atau superhero. Apalagi, menjadi pahlawan penumpas hantu.

Beberapa komentar pedas yang datang dari dunia maya menyatakan, wanita tidak akan bisa membuat film ini benar-benar jadi lucu. Bahkan banyak juga yang skepstis bahwa sang sutradara menjadikan wanita sebagai pemeran utamanya hanya karena ingin menunjukan feminism yang berlebihan, bahwa wanita lebih baik dari laki-laki.

 

Redaksi  | Pedoman Media Cyber  | Kontak Pos  | Info Iklan 

Copyright @2018 - HaloSelebriti. All Right Reserved