Ternyata Emosi Dapat Memicu Rasa Lapar, Ini Cara Mengobatinya

Posted by  Halo Selebriti Net | April 16 2018

Saat banyak masalah, orang-orang cenderung untuk melampiaskan emosi dan stresnya dengan makan. Ya, kadang emosi bikin lapar dan Anda jadi ingin makan macam-macam. Ini adalah kebiasaan makan yang buruk dan tidak baik untuk kesehatan. Selain tidak menyelesaikan masalah, Anda malah bisa makan terlalu banyak sehingga lemak pun tertimbun dalam tubuh. Maka, Anda perlu menguasai beragam siasat yang ampuh menahan nafsu makan ketika emosi bikin lapar.

 

Cara menahan diri ketika emosi bikin lapar

Makan saat emosi dikenal juga dengan emotional eating. Kebiasaan ini dilakukan banyak orang, mungkin termasuk Anda sendiri. Ketika dilanda banyak pikiran, banyak orang melampiaskan stres dengan cara makan. Makanan pun dijadikan pelarian dari emosi negatif yang Anda rasakan. Seiring waktu, tindakan ini akan menjadi kebiasaan dan akan memengaruhi berat badan dan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.

Untuk itu, mengetahui cara mengendalikan diri agar tidak kalap makan sangat penting. Berikut adalah empat siasat kunci yang bisa Anda lakukan.

 

Kenali gejolak emosi Anda sendiri

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami bagaimana mood Anda berubah akibat stres. Mood Anda bisa berubah menjadi sangat buruk dan kemudian membaik dalam hitungan menit atau jam. Mengetahui perubahan mood pada diri sendiri membantu Anda untuk mengendalikan nafsu makan.

Dikutip dari Psychology Today, Sherry Pagoto, Ph.D., berpendapat bahwa Anda sebaiknya menunggu saja sampai gejolak emosi yang Anda rasakan mereda. Sepertinya memang susah, tapi ada kuncinya. Ingat-ingat kapan Anda makan atau ngemil. Bila Anda baru makan satu atau dua jam yang lalu, berarti saat ini Anda sedang emosi, bukannya lapar dan butuh makan.

 

Mengatur pernapasan

Saat emosi menguasai Anda, ambil napas dalam-dalam. Teknik pernapasan dalam tak hanya membuat Anda lebih rileks, tapi juga bisa meredam nafsu makan.

 

Caranya sangat mudah. Duduk dengan posisi punggung tegak tapi bahu rileks. Kemudian, tutup mata Anda secara perlahan dan letakan tangan di atas perut sambil menarik napas dalam-dalam lewat hidung. Perut Anda seharusnya mengembang ketika Anda menarik napas. Tahan napas Anda selama beberapa detik, lalu embuskan napas pelan-pelan melalui mulut. Perut seharusnya mengempis saat Anda membuang napas.

Lakukan terus teknik ini berulang-ulang selama 3-5 menit atau sampai Anda menjadi lebih tenang dan hasrat untuk makan menghilang.

 

Hindari makanan kemasan yang tidak sehat

Ketika emosi bikin lapar, makanan pun terlihat semakin menggiurkan. Jika di sekitar Anda banyak makanan, godaan untuk makan jadi lebih besar. Jadi jangan menyimpan terlalu banyak makanan, terutama yang tidak sehat dan siap saji, dalam kulkas Anda.

Sebagai gantinya, simpan buah dan sayur pada kulkas sehingga paling tidak Anda akan mengonsumsi makanan sehat. Selain lebih sehat, Anda harus berusaha lebih keras untuk mencuci, mengupas, dan memotong buah atau sayur sebelum disantap. Kerepotan ini bisa membantu mengurungkan niat Anda untuk makan saat emosi melanda.

 

Cari cara lain untuk melampiaskan emosi

Supaya Anda tidak kalap makan, cari cara lain yang lebih sehat untuk mengelola emosi. Setiap orang tentu punya caranya masing-masing, misalnya lewat olahraga atau menggambar. Ada juga yang memilih untuk menyanyi keras-keras atau curhat dengan orang yang dipercaya.

Biasakan diri Anda untuk melakukan pelarian yang sehat tersebut, jangan malah makan saat emosi bikin lapar.

 

Walaupun tidak mudah, Anda perlu memotivasi diri dan menjaga disiplin agar tidak makan kebanyakan akibat emosi yang memuncak. Jangan pernah menganggap emotional eating adalah hal yang lumrah.

 

Redaksi  | Pedoman Media Cyber  | Kontak Pos  | Info Iklan 

Copyright @2018 - HaloSelebriti. All Right Reserved