Seni Nurhayati Memahami Anak

Posted by  Ahmad Taufik | January 22 2018

HALOSELEBRITINET - Banyak cara dilakukan orangtua agar bisa dekat dengan anaknya. Tak terkecuali bagi ibu bekerja. Seperti yang dilakukan Siti Nurhayati. Dalam waktu dekat, ibu dua anak ini segera menerbitkan buku parenting berjudul ‘1001 Cinta untuk Faliha’.

Buku perdananya ini mengisahkan tentang harapan untuk membahagiakan buah hatinya. Khususnya anak kedua, Faliha Aqila Syarafany (11), yang masih duduk di sekolah dasar. “Saya ingin ada sebuah tulisan yang merekam jejak cintaku pada anak-anakku,” ungkap kelahiran 4 Juni 1979 ini.

Beberapa tahun terakhir, pemilik nama pena Cahaya Zafatama ini berprofesi sebagai penyelenggara pemilihan umum. Sejak 2013 hingga 2018, ia dipercaya menjadi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Yogyakarta. Sebelumnya, ia lama berkecimpung di dunia kepemiluan.

Di buku ini, ia bercerita kepada pembaca bahwa profesinya ini tak jarang menyita banyak waktu. “Dalam tahapan pemilu, waktu saya banyak berkurang untuk anak-anak. Ini tantangan membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Kadang saya pulang larut malam sekitar jam 12. Sampai rumah kadang anak sudah tidur," tambahnya.

Seni Nurhayati dan Anak

Ia mengungkapkan, buku ini bentuk upayanya untuk meninggalkan jejak cinta bagi anaknya sekaligus memberi motivasi bagi ibu bekerja bahwa keterbatasan waktu tak membuat kualitas cinta ibu berkurang. “Sesibuk apapun ibu, cinta tak pernah berkurang untuk anaknya. Dengan memberi lima menit sebelum tidur, anak bisa merasakan cinta ibu. Ini kualitas, bukan kuantitas,” ungkapnya.

Buku ini tak hanya menceritakan hubungan ibu dan anaknya, tapi peran ayah atau suami. Ia bersyukur suami berperan dalam mendidik kedua anaknya.

Suatu saat, ia pernah terenyuh karena terlambat menjemput anak pulang sekolah. “Enggak menyangka anakku sampai nunggu 2 jam. Kebetulan ada rapat guru di sekolah. Jadi ia pulang lebih awal dari jadwal. Sama sekali enggak menelepon minta dijemput. Alasannya, Faliha nggak mau ganggu kerja bundanya. Saya terharu ada anak berusaha mengerti pekerjaan orang tuanya. Luar biasa," imbuhnya.

Kemampuan menulis Nurhayati, terasah sejak remaja. Pertemuannya dengan penulis senior Lutfi JW pada Juni 2017, menjadikannya berkembang. Atas bimbingan Lutfi, buku ini selesai disusun dalam sebulan sejak ditulis Juli 2017.

Setelah buku ini, ia akan menelurkan buku kedua berjudul ‘Cinta Tak Serumit DPT’, novel yang bercerita tentang cinta penyelenggara pemilu. “Saya kupas sisi humanisme penyelenggara pemilu. Kehidupan mereka penuh warna. Romantisme, patah hati, kejadian konyol, yang dilatari penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Yogyakarta. Selama ini, cerita ini belum banyak diangkat ke publik. Terutama novel,” tutupnya.

 

Term Of Service           |           Privacy Policy          |           Corporate Site           |           Advertise With Us

 

Copyright @2018 - HaloSelebriti. All Right Reserved