Dalami Peran Roekmini, Acha Septriasa Kesulitan Berbahasa Belanda Dalami Peran Roekmini, Acha Septriasa Kesulitan Berbahasa Belanda

Dalami Peran Roekmini, Acha Septriasa Kesulitan Berbahasa Belanda

Published in Film Written by  March 31 2017 font size decrease font size increase font size
Rate this item
(0 votes)

HaloSelebriti.NET-Jakarta- Berkat ketekunannya, Acha Septriasa melejit menjadi salah satu aktris andalan di dunia perfilman Indonesia dalam satu dekade terakhir. Peraih Piala Citra sebagai Aktris Utama Terbaik lewat film Test Pack(2012) ini selalu berhasil menghidupkan film-film yang dibintanginya, baik itu film drama, komedi, maupun horror.

Acha Septriasa memang artis muda yang mumpuni. Sudah lebih dari 30 judul film dibintanginya, termasuk beberapa sinetron di awal karirnya. Kini, lewat film Kartini, Acha menghidupkan kembali karakter Roekmini, adik Kartini yang meneruskan perjuangan kakaknya. Meskipun ini bukan kali pertama bermain dalam film besar, namun Acha mengaku sempat kesulitan mendalami karakter ini.



“Dari hasil riset yang saya lakukan, tidak banyak dokumen-dokumen yang menyimpan foto Roekmini, apalagi kisah Roekmini hanya mengikuti kisah Kartini, jadi riset yang dilakukan harus lebih dalam lagi. Saya banyak berdiskusi dengan mas Hanung sebagai sutradara, lalu juga dengan mbak Dian dan Ayushita, karena di film ini digambarkan bahwa ketiga bersaudara itu sangat dekat. Dari hasil riset dan diskusi panjang itu, saya bisa menyimpulkan bahwa Roekmini sangat perhatian terhadap kakaknya, Kartini, mensupport segala ide dan gagasan kakaknya dan berusaha mewujudkan bersama-sama. Roekmini juga pecinta seni, seperti Kartini. Sense of art-nya lebih dekat ke batik. Dia halus dan perasa dan sangat melindungi kakak dan adiknya,” ungkap Acha Septriasa dalam press realese yang diterima HaloSelebriti.NET, Jakarta, Kamis (30/3/2017) siang.

Kendala lain yang dirasakan Acha ialah bahasa, pasalnya pada era Kartini, para bangsawan terbiasa berbicara dalam bahasa Jawa dan Belanda. Namun, dengan seringnya Acha berlatih akhirnya ia pun bisa berbahasa Belanda.

“Selama syuting, kendala terbesar adalah berbicara dalam bahasa Belanda. Walaupun dialog bahasa Belanda saya tidak sebanyak dialog mbak Dian atau om Deddy Sutomo, tapi itupun sudah lumayan berat buat saya. Tapi dengan banyak melakukan latihan, saya bisa menyelesaikan problem ini,” jelas Acha.

Keseriusan Acha dalam memerankan Roekmini akhirnya membuahkan hasil yang manis. Tak hanya penampilannya yang cemerlang, namun juga kesan tentang Kartini yang semakin dalam untuk Acha sendiri.



“Setelah bermain di film Kartini, saya mendapat inspirasi dan kesadaran bahwa perempuan harus mampu menyuarakan apa yang ada di pikirannya, apa gagasannya. Bisa punya cita-cita yang tinggi, bisa punya pendapat, bisa melakukan apa yang dia mau hingga melahirkan karya-karya, selain menjalankan tugas-tugas rumah tangga. Yang saya dapatkan, sebagai perempuan, saya punya rasa syukur yang lebih, menghargai setiap langkah karir yang sudah saya tempuh sampai sekarang ini untuk bisa berkarya sebagai perempuan yang sudah lahir pada jaman yang sudah merdeka,” pungkasnya.

 Seperti apa peran Acha Septriasa sebagai Roekmini? Saksikan film Kartini yang akan tayang mulai 19 April 2017, di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.

Read 315 times

Tentang Kami

Salam Halo Selebriti, jangan lupa selalu stay di depan TV nonton HALO Selebriti di SCTV setiap hari Senin s/d Kamis pukul 09.00-10.00 wib.

Follow : @haloselebs

- Disklaimer -

Halo Selebriti on Twitter