Peran Jadi Orang Tua Kartini, Deddy Sutomo Mendalami Adat Jawa - Foto by Google Peran Jadi Orang Tua Kartini, Deddy Sutomo Mendalami Adat Jawa - Foto by Google

Peran Jadi Orang Tua Kartini, Deddy Sutomo Mendalami Adat Jawa

Published in Film Written by  March 13 2017 font size decrease font size increase font size
Rate this item
(0 votes)

HaloSelebriti.NET-Jakarta- Sebagai salah satu aktor senior papan atas Indonesia, Deddy Sutomo bisa dibilang sudah kenyang makan asam garam dunia akting, baik di layar lebar, panggung pertunjukan, sampai layar kaca.

Deddy Sutomo dikenal dari awal kemunculannya di tahun 1970 lewat film Awan Jingga, setidaknya ada 50 judul film yang sudah dia perankan. Ini masih belum terhitung ratusan episode serial televisi, termasuk serial “Rumah Masa Depan” yang sempat melambungkan namanya di era 1980-an dan puluhan judul sinetron lainnya.

Mulai dari peran utama sampai peran pendukung, mulai peran sebagai santri sampai pastur, semua sudah pernah dilakoni oleh Deddy Sutomo sebagai salah satu aktor kawakan Indonesia. Namun, dalam film terbarunya yang berjudul “Kartini”, Deddy mengaku ada tantangan tersendiri saat beradu akting dalam film yang juga dimainkan oleh aktris Dian Sastro.



“Di film Kartini, saya berperan sebagai Raden Mas Aryo Sosroningrat. Beliau adalah ayah dari Kartini. Beliau juga sosok laki-laki yang bisa dibilang paling dekat dengan Kartini. Ada kedekatan emosional yang sangat kuat antara ayah dan anak di sini,” ungkap Deddy Sutomo dalam Press Realese yang diterima HaloSelebriti.NET, Jakarta, Senin (13/3/2017) siang.

Tak hanya itu, kedekatan emosional dengan cerita asli dari Kartini di masa lampau dan rasa penasaran pun mendorong Deddy Sutomo untuk terjun langsung dan bermain di film Kartini ini.

“Saya sering mendengar cerita dari kakek saya dulu, bagaimana orang Jawa waktu itu hidup dalam lingkungannya. Namun ketika harus memerankannya sendiri, dongeng masa lalu saja tidak cukup. Saya harus mencari dan menggali lagi, bagaimana latar belakang sosial, keningratan, dan tradisi pada waktu itu. Itu tantangannya. Saya banyak belajar dari orang-orang yang lebih paham tentang budaya Jawa pada waktu itu, bagaimana attitude, gerak-gerik dan tindak tanduk seorang bangsawan pada waktu itu,” cerita Deddy.

Namun semua tantangan ini malah semakin memacu aktor peraih Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2015 lewat Mencari Hilal ini. Dia pun mengaku puas dengan hasilnya.



“Ini sebuah kehormatan buat saya bermain di film ini. Saya yakin film ini akan menjadi catatan sejarah yang penting tidak hanya buat film dan sejarah Indonesia, tapi juga buat generasi muda yang akan dating,” tuturnya.

Seperti yang diketahui, film Kartini bercerita tentang kisah dari Pahlawan Nasional, Raden Ajeng Kartini. Usianya masih 10 tahun saat itu. Tapi keinginannya untuk sekolah tinggi, Pintar Fasih berbahasa Belanda. Buku-buku dia lahap Bahkan selalu dicatat dan didiskusikan jika menggelisahkan. Gurunya menyukai dia begitupun teman-temannya. Tapi sayang, dia harus masuk pingitan di usia 12 tahun. Masuk pingitan berarti disiapkan untuk menjadi Raden Ajeng. Menjadi Isteri seorang bupati agar mewarisi keturunan ningrat.

Sebagai anak keturunan Bupati Ningrat dia harus mewarisi dan mewariskan darah ningratnya. Tapi dia berontak melawan. Akibatnya, dia dibenci oleh keluarganya Meski ayahnya sangat mendukung, tapi adat telah menggariskan. Ayahnya tak berdaya.

Lalu, seperti apa akting gemilang Deddy Soetomo di film ini? Jangan lewatkan film Kartini, mulai di bioskop 20 April 2017!

Read 596 times Last modified on Last modified on March 15 2017

Tentang Kami

Salam Halo Selebriti, jangan lupa selalu stay di depan TV nonton HALO Selebriti di SCTV setiap hari Senin s/d Kamis pukul 09.00-10.00 wib.

Follow : @haloselebs

- Disklaimer -

Halo Selebriti on Twitter