Connect with us

Selebriti

Anji Minta Maaf dan Penuhi Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Published

on

Terkait konten Youtubenya yang sempat viral dan meresahkan masyarakat karena dianggap menyebarkan berita bohong, musisi Anji pun meminta maaf. Ia menyampaikan permohonan maafnya secara langsung melalui video yang ia unggah di vlog miliknya. Dalam video tersebut Anji pun melakukan klarifikasi  terkait sosok Hadi Pranoto itu.

“Maaf atas kegaduhan yang terjadi,” tulisnya.

Melalui kanal YouTube-nya, Anji juga membuat pernyataan bahwa ia belum mengenal Hadi Pranoto sebelumnya.

“Jadi pada tanggal 29 Juli 2020 saya datang ke Pulau Tegal untuk melihat lahan saya yang ada di sana. Kebetulan di saat itu ada acara yang juga dihadiri oleh Bapak Hadi Pranoto, dan juga di sana seusai makan siang, saya melihat Bapak Hadi Pranoto diwawancarai oleh beberapa media,” ujar Anji.

“Lalu saya mulai mencari berita tentang Bapak Hadi Pranoto di Google. Dan menemukan sebelumnya sudah ada pemberitaan tentang Hadi Pranoto dan juga temuannya di media-media,” lanjut Anji.

Seperti diketahui melalui akun YouTubenya, Anji  mengunggah video bersama Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat herbal yang bisa mencegah dan mengobati Covid-19. Video tersebut diunggah pada 31 Juli 2020 dengan judul ‘BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID 19 SUDAH DITEMUKAN !! (Part 1)’.

Dalam video tersebut, Hadi yang mengenalkan dirinya sebagai profesor, menyebutkan bahwa cairan antibodi Covid-19 yang ditemukannya bisa menyembuhkan ribuan pasien Covid-19. Ia juga menyebutkan  cairan antibodi Covid-19 tersebut disebutnya telah didistribusikan di Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan. Dan sudah memberikan cairan tersebut kepada ribuan pasien di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dengan masa  penyembuhan 2 sampai 3 hari.

Dampaknya, kasus ini pun sudah dilaporkan oleh  Muannas Alaidid terhadap Anji dan Hadi memenuhi unsur persangkaan UU ITE. Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid melaporkan konten video musisi Anji dan Profesor Hadi Pranoto tersebut dan sudah sampai ke tahap penyidikan.

Anji dalam permohonan maafnya. (Foto: YouTube)

Anji dan Hadi pun penuhi panggilan polisi dan siap klarifikasi soal Video viralnya tersebut. Mereka diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Senin, 10 Agustus 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus pun  mengatakan, kedua terlapor itu akan diperiksa dengan status sebagai saksi. Penyidik sudah memeriksa pelapor dengan beberapa barang bukti yang dibawa pelapor. Setelah ini akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus tersebut memenuhi unsur pidana untuk ditingkatkan menjadi tersangka.

Anji ketika mendatangi Polda Metro Jaya. (Foto: wartakota.tribunnews.com)

Jika Anji bersedia untuk minta maaf, tidak begitu dengan  Hadi Pranoto sendiri yang  seolah tidak terima dengan pelaporan tersebut. Ia akhirnya  memilih untuk melaporkan Muannas Alaidid dengan tuduhan pencemaran nama baik. Diwakili kuasa hukumnya, Angga Busra Lesmana, Hadi pun resmi melaporkan Muannas pada 6 Agustus 2020 lalu. Hadi juga telah  mengumpulkan bukti yang siap untuk diberikan kepada penyidik.

“Ini bukan laporan balik tapi laporan baru. Herbalnya sudah banyak dipakai yang positif covid banyak yang testimonya ini alternatif pengobatan. Dan bagi mereka yang positif sembuh akan menjadi saksi,” ujar kuasa hukum Hadi, Angga Busra Lesmana.

“Pak Hadi bukan berniat untuk menjual. Karena niat beliau untuk membantu masyarakat yang sekarang ini sedang ingin sembuh dari Corona. Ini adalah alternatif,”  tambah Angga Busra Lesmana lebih lanjut.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *