Connect with us

Selebriti

Annisa Trihapsari, “ Saya Tidak Salah Pilih Sultan sebagai Suami Saya”

Published

on

Pernah gagal membangun rumah tangga di pernikahan pertamanya membuat Annisa Trihapsari memang tidak mudah untuk membuka kembali hatinya untuk pria lain. Begitu juga saat didekati oleh mantan pacar yang kini sudah menjadi suaminya, Sultan Djorgi. Cinta mereka tumbuh karena terbiasa dan sering bertemu di lokasi syuting. Pertemuan di lokasi itu kerap disebut dengan cinta lokasi atau cinlok.

Sultan Djorghi dan Anissa Trihapsari. (Foto: celebrity.okezone.com)

Mengaku sama-sama tertarik, tapi mereka tidak permasalahkan siapa yang lebih dulu menaruh rasa. Diakui Annisa, ia bukan wanita yang agresif dan sudah sewajarnya kalau laki-laki lebih berani daripada wanita. Karena itu sebagai laki-laki, Sultan lebih gentle untuk lebih dulu mendekati dan melakukan pendekatan kepada Annisa. Sering bertemu dan mengobrol di lokasi syuting akhirnya membuat benih-benih cinta diantara mereka semakin subur hingga akhirnya mereka memutuskan untuk lebih dekat lagi alias pacaran.

Hingga menjadi dekat pun diakui Annisa tidak ada omongan spesial, mungkin karena mereka sudah sama-sama dewasa. Seperti diketahui Annisa sempat gagal di pernikahan pertamanya. Namun ini tidak jadi masalah bagi Sultan, mereka dekat mengalir begitu saja. Menurut Annisa, Sultan beda, ketemu tidak langsung suka jadi memang pakai proses. Hal ini juga dikarenakan Annisa yang agak sulit buat jatuh cinta. Jadi sukanya juga bertahap, tapi semakin sering bertemu dan diajak ngobrol dan bercanda, Annisa pun akhirnya luluh kepada Sultan.

“ Sebenarnya bukan siapa duluan atau siapa duluan. Kalau cowok itukan lebih berani, aku bukan tipe wanita yang agresif. Dia nggak pernah ada omongan apa-apa sih, mengalir begitu saja. Lain aja cowok satu ini. lain dari pada yang lain, unik, proses sih, jadi ketemu itu nggak langsung suka,” papar Annisa mengenang awal dekat dengan Sultan.

Mereka cukup lama jalani hubungan, bahkan mereka juga sempat alami putus nyambung. Namun karena sudah saling cinta, akhirnya hubungan mereka berlanjut juga ke pernikahan. Dari sekian banyak wanita yang pernah singgah di hatinya, Sultan akhirnya memilih Annisa sebagai pedamping hidupnya.

Untuk mendapatkan Annisa saat itu, Sultan pun tidak sungkan untuk berbaur dengan keluarga Annisa, termasuk orangtua Annisa demi bisa mencuri hati sang calon mertua agar bisa meminang wanita pujaannya itu. Sultan miliki caranya sendiri. Ternyata Sultan bukan melamar langsung ke Annisa, tapi ke mamanya Annisa. Dan pada akhirnya pada tanggal 16 Mei 2007 silam menjadi hari bersejarah bagi mereka berdua. Di hari itulah mereka membuktikan kekuatan cinta mereka dengan menjadi pasangan suami isteri.

“ Saya nggak munafik, tetap istri saya Annisa ini yang terbaik,karna dulu saya berfikir saya harus cari yang terbaik untuk pilih istri,” tegas Sultan.

Anissa Trihapsari, Sultan Djorghi, dan anaknya Aqueene Aziz Djorgi. (Foto: hot.detik.com)

Selanjutnya mereka hidup bahagia dalam pernikahan mereka. Manis dan pahitnya membangun rumah tangga sudah mereka rasakan berdua. Mereka pun selalu tampil kompak. Padahal karakter mereka berdua bertolak belakang. Sultan cenderung perfeksionis dan Annisa jauh lebih fleksibel. Namun mereka bisa menselaraskan perbedaan itu dengan saling mengisi kekurangan masing-masing. Dan kebahagiaan mereka bertambah dengan hadirnya satu orang putri cantik bernama Aqueene Aziz Djorgi.

Anissa Trihapsari. Sultan Djorghi, dan anak-anaknya.

Dengan berjalannya waktu, Annisa pun merasa bersyukur karena ternyata ia tidak salah memilih Sultan sebagai suaminya karena Sultan memang bisa menjadi imam dan ayah yang baik buat anak mereka. Dalam urusan rumah tangga pun Sultan pun bisa dihandalkan.

Ketika jadi suami kebapakannya itu keluar, padahal dulu sempat ketakutan. Ini  tipe kayak gini bisa nggak ya menjadi seorang suami dan menjadi seorang bapak yang bisa menyambangi anak-anak, tapi setelah di jalankan ya Alhamdulillah. Artinya gini, suami mencari nafkah artinya wajar, tapi dia juga bisa membantu kebutuhan istri artinya, ketika istri lagi sakit, dia jago beberes rumah,” papar Annisa penuh syukur.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *