Connect with us

#BersamaLawanCovid19

Awas Hoaks Pesan Singkat Mengatasnamakan Tim Vaksinasi

Published

on

HOAKS : Perpanjangan PSSB Jawa dan Bali Sampai 28 Maret 2021

Terdapat berita bohong (HOAKS) terkait kebijakan penanganan Covid 19, berita Hoaks yang beredar yaitu Pesan Singkat Mengatasnamakan Tim Vaksinasi. Kementerian komuikasi dan informatika, mengkonfirmasi bahwa berita tersebut adalah berita bohong (HOAKS). Berikut adalah klarifikasi mengenai berita “Pesan Singkat Mengatasnamakan Tim Vaksinasi”.

Beredar sebuah informasi melalui pesan singkat yang mengatasnamakan Tim Vaksinasi, yang meminta data diri seperti, nama, alamat, nama ayah serta nama ibu. Faktanya informasi ini palsu. Pesan seperti ini merupakan modus pencarian data, untuk mengumpulkan data pribadi penerima pesan. Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kominfo, mengingatkan agar selalu waspada  jika akan mengirimkan data pribadi kita di internet. Pastikan penerima data adalah pihak yang bertanggungjawab.

Hati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesan di aplikasi chatting.

Cek kebenaran sebuah informasi dengan:
1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 085921600500
2. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.
3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin

Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/ (Dilansir dari covid19.go.id).

Bijaklah dalam menerima informasi terkait Covid 19, jangan mudah percaya dengan berita yang belum jelas kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Disiplin dan patuhi selalu protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun untuk pencegahan dan perlindungan diri dari paparan virus covid 19. Tetap selalu menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, menjaga jarak & menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan air mengalir & sabun).

 

 

 

 

 

Penulis : Dewi PermataSari

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *