Connect with us

Selebriti

Gisel Tidak Datang Jalani Pemeriksaan Polisi dan Minta Dijadwalkan Ulang pada Jum’at Mendatang

Published

on

Gisella Antastasia alias Gisel mangkir dari jadwal pemeriksaan polisi. Ia dijadwalkan jalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Senin, 4 Januari 2021 kemarin, namun ternyata Gisel tidak datang ke Polda Metro Jaya. Gisel jalani pemeriksaan terkait kasus video syur yang mirip dengan dirinya yang viral dimedia sosial. Melalui tim kuasa hukumnya, mantan isteri Gading Marten itu melayangkan surat pemberitahuan atas ketidakhadirannya tersebut. Alasannya disebabkan ia harus menjemput anak sematawayangnya, Gempita Noura Marten yang baru pulang liburan dari Bali.

Dalam suratnya, Gisel meminta Penyidik untuk mengatur ulang lagi pemeriksaan atas dirinya pada Jum’at, 8 Januari 2021 mendatang. Hal ini diungkap langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus.

Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: Dokumentasi)

“Tadi ada surat dari pengacaranya yang dimasukin kesini yang bersangkutan tidak bisa hadir dengan alasan menjemput anaknya dari Bali dan beberapa alasan disitu. Dia minta jadwal pada Jum’at nanti dan bisa hadir disini,”ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus.

Ketidakhadiran Gisel tersebut tidak mau dikomentari oleh ayah mantan suami Gisel,Roy Marten. Sebagai kakek dari cucunya, Gempi yang merupakan anak dari pernikahan Gisel dengan Gading, Roy hanya bisa berharap agar masalah Gisel ini cepat selesai dan Gisel harus kuat menghadapi semuanya.

Roy Marten. (Foto: Dokumentasi)

“Saya nggak bisa, saya nggak boleh ikut campur terlalu dalam. Hanya bisa berdoa apapun dia adalah ibunya Gempi, cucu saya. Doa terbaik cepat selesai, ya harus dihadapi semuanya,” tandas Roy Marten.

Beda dengan Gisel yang mangkir tidak hadir kemarin, maka Michael Yukinobu De Fretes alias MYD tersangka pemeran pria dalam video asusila itu datang dengan didampingi tim kuasa hukumnya. Seebelum menjalani pemeriksaan penyidik kepolisian melakukan prosedur di masa pandemi Covid 19 pada Michael untuk menjalani rapid tes dan swap antingen dan hasilnya dinyatakan bebas Covid-19.

“Hari ini kita jadwalkan sodari dan sodara GA dan MYD  untuk  hadir ke Polda untuk  jalani pemeriksaan menyangkut status tersangka. MYD tadi sekitar pukul 10.30  sudah hadir dan kita lakukan protkol kesehatan disisni rapid tes, hasilnya non reaktif. Dan yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan.  Nanti hasilnya seperti apa kita udah berandai-andai, kita tunggu hasil dari  penyidik dan akan kita sampaikan pada rekan-rekan,” jelas Kombes Pol. Yusri Yunus.

Usai jalani pemeriksaan kurang lebih selama 12 jam, Michael pun keluar dari ruangan pemeriksaan. Sebelum meninggalkan Polda Metro Jaya, ia sempat menemui rekan media. Dihadapan rekan media ia menyatakan sebagai warga Negara yang baik dan taat hukum ia berusaha kooperatif menjalani proses hukum. Ia juga meminta maaf kepada keluarga dan masyarakat Indonesia atas kehebohan yang timbul dengan tersebarnya video syur dirinya dengan Gisel tersebut.

Michael Yukinobu De Fretes. (Foto: Dokumentasi)

“Saya minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan keluarga. Saya menyesal apa yang telah saya lakukan. Mungkin ini hukuman atas apa yang sudah saya lakukan itu,”ujar Michael Yukinobu De Fretes.

Meski telah menaikan status Gisel dan Michael dari saksi menjadi tersangka dan menjerat keduanya dengan pasal berlapis UU tahun 2008 tentang pornografi tapi pihak penyidik belum melakukan penahanan terhadap kedua tersangka.

“Ya betul ini kan belum. Kita baru anggil sebagai tersangka pemeriksaan. Kalo punya anak akan diberi pendampingan dari KPAI atau pemerhati anak, pasti ada pedampingan tapi ini juga belum,” tandas Kombes Pol. Yusri Yunus.

“Kemarin juga sudah saya sampaikan bila sdri GA  dan sdra MYD ini Kamis kemarin  sudah ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar perkara. Mereka terkena pasal 8 junto 29 UU  no 44 pornografi. Ancamanya paling rendah 6 bulan dan paling  tinggi 12 tahun. Jadi kita liat hasil pemeriksaan selanjutnya, apakah mereka akan ditahan atau tidak, tunggu pemeriksaan,” pungkas Kombes Pol. Yusri Yunus.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *