Connect with us

#BersamaLawanCovid19

HOAKS Setelah Divaksin Kasus HIV dan Kanker Akan Meledak

Published

on

Sumber gambar : Laporan Isu Hoaks Covid 19, KOMINFO

Terdapat berita bohong (HOAKS) terkait kebijakan penanganan Covid 19, berita Hoaks yang beredar yaitu Setelah Divaksin Kasus HIV dan Kanker Akan Meledak. Kementerian komuikasi dan informatika, mengkonfirmasi bahwa berita tersebuah adalah berita bohong (HOAKS). Berikut adalah klarifikasi mengenai berita “Setelah Divaksin Kasus HIV dan Kanker Akan Meledak ”.

Penjelasan :

Beredar sebuah unggahan berisi daftar penyakit yang diklaim disebabkan oleh vaksin flu atau Covid. Unggahan tersebut disertai diagram yang berisi berbagai penyakit antara lain kanker, infeksi HIV/AIDS, stroke, diabetes, arthritis, dan serangan jantung. Bahkan, di bagian bawah, disebutkan bahwa kematian adalah salah satu akibat dari pemberian vaksin. Berdasarkan hasil penelusuran dari cekfakta.tempo.co, klaim bahwa vaksin flu dapat menyebabkan infeksi HIV dan kanker, maupun penyakit serta gangguan serius lainnya adalah keliru. Vaksin flu telah banyak digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan belum pernah dilaporkan menyebabkan infeksi HIV maupun kanker. Selanjutnya, dilansir dari republika.co.id, Vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe membantah kabar lawas yang kembali muncul di sebagian masyarakat tentang vaksin yang dianggap bisa menyebabkan autisme hingga kanker. “Tidak ada vaksin yang bisa menyebabkan kanker, malah ada vaksin yang bisa melindungi kanker, vaksin hepatitis B yang bisa melindungi kanker hati, vaksin HPV melindungi kanker mulut rahim, jadi tidak benar vaksin sebabkan kanker,” ujar Dirga (Dilansir dari Laporan Isu Hoaks Covid 19, KOMINFO).

Bijaklah dalam menerima informasi terkait Covid 19, jangan mudah percaya dengan berita yang belum jelas kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Disiplin dan patuhi selalu protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun untuk pencegahan dan perlindungan diri dari paparan virus covid 19. Tetap selalu menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, menjaga jarak & menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan air mengalir & sabun).

 

 

 

 

 

Penulis : Dewi PermataSari

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *