Connect with us

Selebriti

Hotma Sitompul Diduga Menyerobot Tanah, Ini Penjelasan Desiree Tarigan!

Published

on

Konflik memanas kembali terjadi antara Hotma Sitompul dengan Desiree Tarigan yang tak lain adalah ibunda Eks Samson. Desiree akhirnya ceritakan soal penyerobotan tanah yang dilakukan pria yang masih berstatus suaminya,Hotma. Ia menjelaskan keluarganya telah menempati rumah yang ditinggalinya bersama Hotma selama 30 tahun lamanya. Karena itu pihak Desiree tidak akan membiarkan Hotma menyerobot tanahnya begitu saja. Terlebih dari awal Hotma meminta kepada kakak dari ibunda Bams ini untuk menjual tanah tersebut,  tanah tidak jadi dijual karena memang akan ditempatin oleh Desiree dan Hotma usai mereka menikah.

Desiree Tarigan. (Foto: Dokumentasi)

“Dulu 30 tahun yang lalu kira-kira tanah itu Ibu saya punya duluan lalu mau menikah dengan Bapak (Hotma), yang di sebelah itu tanah punya kakak sepupu saya, terus Pak Hotma bilang, juallah kak karena kasihan Ribu kalau tidak tinggal sebelahan,” ungkap Desiree Tarigan.

“Kakak saya bilang ya sudah, karena Pak Hotma bilang buat saya dan Desi tinggal di sini nanti. Kakak saya bilang ya sudahlah kalau memang buat kamu berdua nanti kalau setelah menikah ya sudah. Dulu ada tembok pembatas pemisah tanah ibu saya dan kakak saya, tapi setelah rumah dibangun jadi, itu tembok dirobohkan sama pak Hotma. Terus kemarin setelah kejadian ini dibangun lagi tembok itu dan memakan tanah ibu saya,”sambung Desiree Tarigan.

Diungkapkan juga oleh Desiree, Hotma telah menyerobot tanah ibunya, kurang lebih seluas 195 meter persegi yang kini telah berdiri tembok yang membatasi rumah ibunya dengan suaminya itu.

“Dari ibu di depan mata saya, saya nggak butuh uang, kembalikan tanah saya, mandatnya hanya itu,”beber Rindy Ozora (kuasa hukum Desiree Tarigan).

“Nggak ada perjanjian, itu tanah kakak saya di beli Pak Hotma. Masalahnya itu temboknya mengambil lahan ibu saya, bukan tanah rumah punya pak Hotma seluas 195 m3,”jelas Desiree Tarigan.

Bantahan pun dilakukan oleh pihak Hotma dengan tidak membenarkan adanya lahan yang telah diserobot oleh Hotma.

Muara Karta, S.H (Kuasa Hukum Hotma Sitompul). (Foto: Dokumentasi)

“Jadi itu lahan tidak ada, nanti kita buktikan, katanya ada lahan 1 meter kali berapa yang jadi kolam di tembok. Tanah Hotma 180 meter di Pake Ribu untuk taman dan kandang anjing. Kalo Ribu mempersoalkan itu buktikan saja. Ribu masih mertua Hotma dan Desiree masih isteri Hotma, janganlah Hotma dipojokan dan melaporkan perbuatan hukum oleh Desiree, ini yang kita sesalkan,”tegas Muara Karta S.H (Kuasa Hukum Hotma Sitompul).

Perseteruan pun makin menjadi-jadi, Hotma tidak lagi hanya melawan Desiree, tapi juga keluarga bersar Muliana Tarigan, ibu Desiree. Dengan begitu sepertinya jalan damai sulit ditempuh. Bahkan pihak Hotma telah mengancam Desiree untuk mencabut kuasa hukumnya kepada Hotman Paris Hutapea jika ingin berdamai dengan pihaknya. Jika tidak, pihak Hotma akan menyeret Desiree ke ranah hukum terkait perihal yang dituduhkan kepada Desiree, yaitu pembongkaran brankas.

“Kalo Sabtu depan (seminggu) kalo kuasa Hotman Paris dari Desiree tidak dicabut kita akan laporkan Desiree ke polisi mengenai pencurian barang-barang di rumah,”tandas Muara Karta S.H.

Hotman Paris Hutapea, S.H (kuasa hukum Desiree Tarigan). (Foto: Dokumentasi)

“Yang  berhak memecat saya hanya klien, saya tidak akan pernah  mundur oleh siapapun. Saya ditantang berperkara hukum ya  saya ladenin,”tegas Hotman Paris Hutapea (kuasa hukum Desiree).

Yang jelas kini, kasus penyeborotan tanah yang diduga dilakukan oleh Hotma terus bergulir di Kepolisian Polres Jakarta Selatan. Senin, 3 Mei 2021 kemarin, Desiree ditemani oleh kuasa hukumnya mendatangi Polres Jaksel untuk memenuhi panggilan pihak berwajib guna memberi keterangan perihal laporan sang ibu terhadap suaminya, Hotma terkait penyerobotan tanah di jalan Antasari, Jakarta Selatan.

“Hari ini kedatangan ke Polres Jaksel terkait panggilan polisi Ribu (ibunya Desiree Tarigan). Dugaan  tindak pidana penyerobotan tanah dengan  terlapor Hotma Sitompul. Baru Desiree yang diperiksa dan ada Prianka,”ujar Rindy Ozora.

“Hari ini tuh kita dah menemani Desiree  yang menjelaskan soal tanah. Umum pertanyaannya, sejak kapan Ribu memiliki tanah dan kapan ditembok. Prosesnya masih panjang dan kita menyerahkan ke penyidik Polres,”lanjut Rindy Ozora.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *