Connect with us

Selebriti

Jennifer Jill Jalani Rehabilitasi di BNN Lido dan Dikenakan Tambahan Pasal

Published

on

Kasus penggunaan narkoba Jennifer Jill masih terus bergulir dan diproses hukum.  Seperti diketahui, Jennifer Jill ditangkap bersama suami dan anaknya pada Selasa (16/2/2021) lalu. Dari penangkapan tersebut, ketiganya negatif dari narkoba berdasarkan tes urine. Namun, istri pesinetron Ajun Perwira ini harus menjalani tes spesimen rambut. Dari pemeriksaan spesimen rambut tersebut terbukti bahwa dirinya memakai sabu-sabu. Tidak hanya itu, Ipel, panggilan akrabnya, juga mengakui sudah memiliki barang haram tersebut sejak 4 tahun lalu.

Dan babak baru pun kini dimasuki oleh istri Ajun Perwira ini dengan mulainya ia menjalani rehabilitasi. Jennifer  telah menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Jawa Barat.

AKP Arif Purnama Oktara, Unit 1 Sat. Narkoba Polres Jakbar. (Foto: Dokumentasi)

“Hasil sudah kami peroleh dimana hasil tersebut positif mengandung metavetamin saudari JJ terkait adanya perbedaan keterangan sebelumnya dari  hasil specimen rambut tentunya kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengambil keterangan terkait temuan sekarang ini,”ujar AKP Arif Purnama Oktara (Unit 1 Sat.Narkoba Polres Jakbar).

“Jadi untuk  kasus JJ kemaren malam sudah melaksanakan rehabilitasi di fasilitas BNN Lido. Kami sudah menerima perumahan untuk assesmen terkait penyalahgunaan narkotika oleh anak JJ atas nama Jefferson Supit mengajukan suratnya  dan kami mengajukan asessmen ke BNN untuk dilaksanakn pada  tanggal 26 Februari 2021 dan hasil rekoemendasinya agar ybs mejalankan rehabilitasi berupa rawat inap dan fasilitas BNN Lido sejak Sabtu malam. Nanti kita koordinasikan, BNN menyatakan yang bersangkutan sudah sembuh ya kami lanjutkan. Jadi berapa lamanya nanti ya tergantung dari BNN,”tambah Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat (AKBP Ronaldo Maradona).

Kini, Jennifer harus menjalani rehabilitasi sebagaimana hasil asesmen yang diberikan kepada pihak kepolisian. Dan segala urusan asesmen Jennifer Jill telah diurus oleh anaknya, Jefferson Supit, beberapa waktu lalu.

AKBP Ronaldo Maradona. (Foto: Dokumentasi)

“Kami sudah menerima permohonan untuk pelaksanaan asesmen terkait penyalahgunaan narkotikanya, itu disampaikan oleh anak yang bersangkutan, anak dari saudari JJ atas nama Jefferson, ada suratnya,” ungkap AKBP Ronaldo Maradona.

Sementara itu dijelaskan juga menyangkut sang suami, Ajun Perwira hingga saat ini masih sebagai saksi. Dan kemungkinan akan dilakukan pengambil keterangan lanjutan dari pemain sinetron tersebut. Namun saat ini penyidik masih fokus pada specimen Jennifer.

“Kemungkinan kami akan mengambil keterangan lanjutan karena hasil tes rambut positif. Sedangkan keterangan sebelumnya yang bersangkutan sudah lama tidak menggunakan. Artinya ada perbedaan hasil dari keterangan sebelumnya. Dari hasil pada specimen rambut 1 hingga 3 bulan pemakaian artinya dalam durasi tersebut yang bersangkutan memungkinkan menggunakan narkotika sabu. Nanti, sekarang kami fokus pada specimen rambut sdri JJ dan setelah penemuan specimen rambut ini kami akan mengambil langkah selanjutnya,”tegas AKP Arif Purnama Oktara (Unit 1 Sat.Narkoba Polres Jakbar).

Selain adanya perkembangan Jenniifer sudah direhabilitasi, Jennifer juga diajukan pasal tambahan. Jennifer  dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 Nomor 35 Tahun Undang Undang RI tentang Narkotika dengan tuduhan dugaan kepemilikannya barang bukti sabu. Pasal itu disangkakan kepada Jennifer setelah mengetahui hasil tes urine menunjukkan negatif narkotika. Namun, polisi menambah pasal baru kepada Jennifer setelah mengetahui hasil tes rambutnya yang menunjukkan positif metamfetamin alias sabu.

“Maka kepada yang bersangkutan kami terapkan juga Pasal 127 Ayat 1 huruf a. Penerapan pasal terhadap  sdri JJ dalam hal ini kita terapkan 112 ayat 1 uu no 35 thn 2009 tentang  narkotika. Awalnya kita temukan hasil cek urine negatif dan hasil cek rambut positif metavetamin sesuai barbuk yang kita temukan, maka subsidernya pasal 127 ayat 1 huruf H penggunaan narkotika golongan 1, itu yang kami lakukan dalam  penyidikan perkara ini. Jadi karena  kasus ini menjadi perhatian publik penyidik kami di Polda untuk melakukan gelar perkara dan di berisuperpisi terkait dengan penanganan perkara sdri JJ. Dalam hal ini Polres Jakbar nggak  punya satuan pembina fungsi diatasnya punya director narkoba Polda dan Dir Narkoba Mabes bukan intervensi,”terang AKBP Ronaldo Maradona lebih lanjut.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *