Connect with us

Lifestyle

Kondisi Pandemi Bisa Buat Anak Alami Stres, Ini 6 Tanda-Tandanya!

Published

on

Tidak hanya orang dewasa yang bisa alami masalah kesehatan mental, stres dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tapi juga  anak-anak. Karena itu sebagai orangtua harus memperhatikan dan memastikan anak Anda tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga secara mental.

Untuk mengetahui sang anak sehat mental alias tidak stres, maka perlu diketahui tanda-tandanya. Mengingat kesehatan mental pada anak masih kerap terabaikan karena gejalanya tidak mudah dikenali seperti halnya orang dewasa. Karena itu orangtua dihimbau untuk lebih aktif berkomunikasi dengan anaknya dan ajak anak untuk mengeluarkan semua keluh kesahnya.

Jaga selalu anak Anda. Berikut ini 6 tanda stres pada anak yang harus diketahui dan diwaspadai para orangtua di tengah pandemi Covid-19 saat ini (dari berbagai sumber):

1. Hilangnya minat pada aktivitas yang sebelumnya dinikmati

Anak stress juga bisa ditandai dengan hilangnya minat pada aktifitas yang sebelumnya dinikmatinya. Bahkan sang anak terlihat  jadi tidak berminat sama sekali.

2. Perubahan nafsu makan, berat badan atau pola makan

Sang anak juga bisa kurang nafsu makan hingga membuat berat badannya menurun. Namun bisa juga sang anak jadi mau makan sepanjang waktu alias jadi mau makan terus.

3. Rewel dan lekas marah, mudah kaget, menangis dan sulit untuk dihibur

Tanda-tanda tersebut sebagai reaksi atas apa yang dialami dalam mental sang anak. Karena tidak bisa mengungkapkannya secara gamblang, maka muncullah reaksi lekas marah, mudah kaget dan menangis, serta lebih sulit untuk dihibur.

4. Tertidur dan lebih sering terbangun di malam hari

Tanda-tanda lainnya sang anak tidak lelap dalam tidur karena tidak tenang. Hal itu membuatnya sering terbangun di malam hari atau bisa juga dengan mengingau saat tidur.

5. Masalah dengan memori, pemikiran, atau konsentrasi

Anak yang biasa konsentrasinya tinggi, namun tiba-tiba jadi susah konsentrasi juga patut diwaspadai. Apalagi sudah menganggu memori dan pemikirannya.

6. Kecemasan saat berpisah dan ragu-ragu untuk mengeksplorasikan diri

Seorang anak yang sedang stres juga bisa menunjukkan tanda ini, ia sangat cemas saat berpisah dengan orang-orang yang dekat dengannya, seperti dengan orangtuanya. Hal ini karena ia sangat membutuhkan sosok orang yang disayanginya saat ia sedang cemas atau stres. Selain itu sang anak jadi ragu-ragu untuk mengeksplorasikan diri diantara teman-temannya, padahal sebelumnya sang anak sangat mudah bergaul.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *