Connect with us

Selebriti

Lia Ladysta Eks Trio Macan dari Terlapor Menjadi Tersangka

Published

on

Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan eks trio macan, Lia Ladysta terhadap Syahrini memasuki babak baru. Lia yang sebelumnya berstatus sebagai terlapor kini berubah menjadi tersangka.

Kasus ini sebenarnya sudah berlangsung lama selama setahun lebih dan diproses lagi belakangan ini. Sedangkan persoalan kasus ini bermula saat Lia menyinggung adanya hubungan Syahrini dengan seorang pengusaha tambang asal Banjarmasin yang akrab disapa ‘Pak Haji’.

Di acara sebuah telivisi swasta, Lia kembali mengungkap dugaan kedekatan sang Incess dengan lelaki yang dipanggilnya pak Haji tersebut dengan Syahrini disaat pelantun lagu Sesuatu itu belum menikah dengan Reino Barack.

Surat Lia Ladysta jadi tersangka kasus laporan Syahrini. (Foto: Instagram.com/@lambe_turah)

Tidak terima, bulan Maret 2019 lalu, Syahrini pun melaporkan pedangdut Lia ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut dibuat Syahrini pada Selasa, 19 Maret 2020 melalui adiknya, Aisyahrini.

Dan kabar ditetapkan Lia sebagai tersangka ini awalnya diketahui dari media sosial dengan beredarnya Surat Ketetapan Ditektorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Sementara itu saat dikonfirmasi ke kuasa hukum Lia, Leo Situmorang membenarkan kabar tersebut.

Lia Ladysta menjalani pemeriksaan atas laporan yang dibuat Syahrini terkait pencemaran nama baik pada Maret. (Foto: Tribunnews.com)

“Iya (tersangka), panggilan dari Polda sih seperti itu, seperti yang sudah ramai beredar,” kata Leo Situmorang.

Menurut sang kuasa hukum juga, Lia sudah mengetahui kalau dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan eks Trio Macan itu bakal koperatif menjalani prosedur yang berlaku secara hukum.

“Sudah tahu dia (Lia Ladysta), kaget tapi dia kooperatif kok, santai aja,” tandas Leo Situmorang.

Sedangkan tindakan hukum yang akan dilakukan Leo untuk Lia yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah dengan melakukan pembelaan. Dan hal ini akan dilakukan Leo di Polda Metro Jaya, Rabu mendatang.

“Nanti kita akan melakukan pembelaan terhadap panggilan (tersangka) itu. Hari Rabu ya jam 11 nanti dijelaskan di Polda,” ungkap Leo.

Dengan dugaan kasus pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik, Lia terjerat Pasal 27 ayat (3) JO Pasal 45 ayat (3) UU RI NO.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU RI NO.11 THN 2008 Tentang ITE Dan/Atau Pasal 310 KUHP atau Pasal 311 KUHP. Dan untuk ini Lia pun harus siap dengan segala konsekuensinya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *