Connect with us

#BersamaLawanCovid19

Meningkatkan Kesembuhan dan Menghindari Kematian Untuk Menurunkan Kasus Aktif

Published

on

Sumber gambar : covid19.go.id

Meningkatkan kesembuhan dan menghindari kematian untuk menurunkan kasus aktif. Mari disiplin dan patuhi selalu protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun untuk pencegahan dan perlindungan diri dari paparan virus covid 19.

Perkembangan kasus aktif di tingkat nasional saat ini berada di angka 12%. Target pemerintah ialah menurunkan angka kasus aktif dengan meningkatkan angka kesembuhan pasien COVID-19 dan menghindari angka kematian. Saat ini jika dilihat secara kabupaten/kota, sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia memiliki hanya 11 – 100 kasus aktif.  Secara persentasenya sebesar 47,7% atau 260 dari 514 kabupaten/kota. Bahkan sebesar 5,3% atau 28 kabupaten/kota tidak memiliki kasus aktif COVID-19 sama sekali. “Ini adalah perkembangan yang baik dan patut kita apresiasi,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (25/2/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. Namun Wiku menekankan, yang perlu menjadi perhatian bahwa masih terdapat 33,1% atau 161 kabupaten/kota yang memiliki 101 – 1000 kasus aktif. Bahkan terdapat 14% atau 65 kabupaten/kota yang memiliki lebih dari 1000 kasus aktif. Adapun 20 kabupaten/kota dengan kasus aktif tertinggi yakni Kota Surakarta (7.534), Kota Depok (7.096), Kota Denpasar (6.210), Jakarta Timur (4.367), Jakarta Selatan (4.238), Bekasi (4.165), Bogor (3.705), Kota Jayapura (3.616), Badung (3.516) dan Kota Bekasi (3.386). Wiku menghimbau kabupaten/kota yang masuk 65 daerah dengan kasus aktif tertinggi, agar serius dalam penanganan COVID-19 di daerahnya masing-masing. Upayakan meningkatkan angka kesembuhan dan mencegah kematian pasien COVID-19. Sehingga kasus aktif tingkat nasional dapat berkurang. Dengan hal ini juga, Wiku meminta agar semua pihak memahami bahwa meskipun kasus aktif tingkat nasional menurun, tetapi masih terdapat kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif yang tinggi. “Dibutuhkan gotong royong dan saling bahu membahu, antara seluruh unsur yang terlibat agar dapat mengefektifkan upaya penanganan COVID-19,” lanjut Wiku (Dilansir dari covid19.go.id).

Bijaklah dalam menerima informasi terkait Covid 19, jangan mudah percaya dengan berita yang belum jelas kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Disiplin dan patuhi selalu protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun untuk pencegahan dan perlindungan diri dari paparan virus covid 19. Tetap selalu menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, menjaga jarak & menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan air mengalir & sabun).

 

 

 

 

 

 

Penulis : Dewi PermataSari

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *