Connect with us

Selebriti

Meski Sudah Tiada, Para Penggemar Didi Kempot Tetap Setia Dengan Lakukan Kopdar

Published

on

Almarhum Didi Kempot tidak pernah ditinggalkan para penggemarnya, sekalipun ia telah tiada. Didi Kempot  selalu ada di hati para penggemarnya. Karya-karyanya juga tetap melekat dan selalu digaungkan oleh para penggemarnya, “Sobat Ambyar” dan “Kempoters”.

Salah satu bukti kesetiaan para penggemar Didi Kempot itu adalah dengan diadakannya acara” Kopdar Temu Kangen Sedulur Didi Kempot Pusaka Indonesia” yang digelar pada 28 September 2020 lalu. Acara kopdar (kopi darat alias pertemuan) ini awalnya akan digelar di Bekasi, namun karena covid-19 maka akhirnya digelar di kawasan Cireunde, Tangerang Selatan. Dalam acara tersebut juga menampilkan anak almarhum Didi Kempot dengan Yan Vellia, Saka Praja Adil Prasetya yang sudah merilis single terbarunya berjudul “Gelang Putih”.

Yan Vellia. (Foto: Dokumentasi)

“Kopdar yang ada perwakilan dari  kempoters di Jakarta, temu kangen, kopdar pertama di Tangerang. Ya pastinya apresiasi yang sangat tinggi untuk para fans Almarhum Didi Kempot sepeninggalnya beliau tidak hilang dan kita melanjutkan karya-karyanya. Dimanapun kami ada even selalu ada lagu mas Didi,” ujar Yan Vellia.

Sebagai salah satu isteri Didi Kempot, Yan Vellia sangat mengapresiasi acara kopdar tersebut. Dan meski ditengah ketatnya protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus covid-19, ia bersyukur acara  bisa berlangsung lancar dan sukses.

Yan Vellia juga mengaku sudah sejak lama ingin bercengkerama dengan para penggemar Didi Kempot. Namun, karena pandemi COVID-19, pertemuan menjadi sangat sukar untuk terlaksana.  Namun ia merasa para penggemar Didi Kempot tidak pernah menjauh, justru kadang mereka sendiri yang menemui keluarga mendiang untuk terus menjalin silaturahmi. Begitu juga dengan kopdar ini memang rencana lama yang sebelumnya sudah disampaikan kepada Yan Vellia.

“Kami sudah merencanakan kopdar ini sudah lama, tadinya saya pengen  bikin di Bekasi karena ada peraturan dari Pemerintah setempat akhirnya  terealisasi di Cireunde. Dari meninggalnya beliau, mereka sering ketemu saya. Dan ini yang kumpul nggak semua, hanya beberapa karena kami mengikuti protokol kesehatan bahwa mereka hanya perwakilan kompoters untuk Jakarta saja,” papar Yan vellia.

Kesetiaan dan kekompakan para penggemar Didi Kempot itu menurut Yan Vellia salah satu sebabnya karena sosok mendiang yang kharismatik dan juga sayang pada semua penggemar dan juga keluarganya.

“Beliau adalah seorang guru seni yang mengajarkan bahwa seni itu, ya, berkarya bukan sensasi aja. Untuk seorang kepala keluarga beliau bertanggung jawab sampai akhir hayat, karena sampai meninggal pun beliau masih membuat karya. Kepada para penggemarnya ia juga sangat sayang,” tandas Yan Vellia bangga.

Dalam kesempatan itu juga, Yan Vellia umumkan kalau Saka juga sudah miliki fanbase. Ia menyebutkan nama fanbasesang anak adalah Pusaka, singkatan dari Pasukan Saka.

“Fanbase Saka sendiri itu namanya Pusaka, ya, Pasukan Saka. Kita bentuk fanbase Saka dan sekarang kita sudah ada 13 cabang, “ jelas Yan Vellia menambahkan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *