Connect with us

News

Putra Siregar Viral karena Berqurban 410 Hewan ditengah Pandemi Corona

Published

on

Putra Siregar menjadi viral, pasalnya Youtuber sekaligus pengusaha elektronik itu pecahkan Rekor MURI  setelah tercatat MURI lantaran menyembelih hewan kurban sebanyak 410 hewan qurban. Jumlah tersebut disebar di seluruh Indonesia dalam momentum perayaan Hari Raya Idul Adha. Hewan yang ia sumbangkan untuk qurban ditengah pandemic corona itu terdiri dari: 189 ekor sapi, 220 ekor kambing dan 1 ekor unta untuk masyarakat Palestina. Dan acara pemotongan hewan kurbannya disiarkan langsung melalui media sosial digital.

Putra Siregar mendapatkan penghargaan Rekor MURI dengan hewan kurban terbanyak. (Foto: liputan6.com)

Rekor MURI yang diraih oleh Putra Siregar tersebut atas dua kategori, pertama, Siaran Langsung Penyembelihan Hewan Qurban dan Tempat Ibadah Terbanyak. Dan kedua, Putra meraih penghargaan dalam kategori Pembagian Paket Daging Qurban lewat Ojek Terbanyak, menggunakan 999 ojek online dan pangkalan. Dua penghargaan tersebut diserahkan oleh Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri kepada Putra Siregar di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur, Jumat, 31 Juli 2020 lalu.

Putra mengatakan 410 hewan kurban yang ia qurbankan dalam Hari Raya Idul Adha 1441 H ini tanpa dibantu sponsor dan juga dermawan. “Semua pakai uang sendiri,” ucapnya.

Dalam rinciannya, Putra menyerahkan hewan kurban ke tempat ibadah dan pondok pesantren diseluruh Indonesia berupa 220 ekor kambing, 189 ekor Sapi, dan 1 ekor unta yang dikirim ke Palestina.

“ Ini memang  benar-benar  di tuntut dan di bimbing sama Allah, kalo nggak ini nggak bakal terjadi.  Akhirnya saya putuskan pakai uang sendiri, selama Ini saya ngumpulin untuk  100 ekor sapi. Ketika saya survey majidyang  membutuhkan disitu saya dapat petunjuk biasanya ada 4 ekor sapi dan  puluhan kambing. Akhirnya kita tambahin dari  100 ke 350. Setelah 350 banyak pedagang hewan Qurban yang jelang Idul Adha belum laku, akhirnya naik lagi jadi 410. Dengan membantu orang dalam kesulitan, Insya Allah saya akan dibantu dari kesulitan,” papar Putra Siregar.

Sedangkan berapa biaya yang ia keluarkan untuk 410 hewan qurban itu. “Saya sih tidak menghitung persis berapa uang yang saya keluarkan. Tapi kisarannya hampir Rp 6 Miliar,” kata Putra Siregar.

Uang yang dikeluarkan Putra memang sangat banyak.Meski begitu Putra ikhlas mengeluarkan uangnya untuk qurbannya.

“Saya tidak takut miskin karena saya tidak kaya. Karena bagi saya, semua yang saya dapatkan semua berasal dari sedekah saya,” tambah Putra Siregar.

Bagi Putra, kunci sukses memang adalah sedekah. Dan ia punya misi visi tidak jadi orang kaya, tapi bisa bermanfaat bagi orang banyak. Sekalipun pengusaha asal Sumatera Utara ini tengah tersangkut kasus criminal handphone illegal. Statusnya saat ini adalah tahanan kota.

Berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke  Kejaksaan Negeri Jakarta Timur pada 23 Juli 2020 lalu. Namun kasusnya ini tidak membuat Putra berhenti untuk berbagi.

“Itu sudah lama memang tahun 2017 entah mengapa baru sekarang baru menjadi viral. Bisa jadi persaingan bisnis dan juga pembunuhan karakter. Ya sempat stress juga tapi dukungan keluarga dan teman-teman membuat saya menjadi lebih tegar dalam menghadapi permasalahan ini,” ujar Putra Siregar.

Ternyata jiwa sosial Putra ini bermula dari pengalamannya sendiri yang pernah mengalami masa sulit dalam hidupnya. Putra adalah sosok anak yatim piatu miskin yang pernah menumpang hidup demi bertahan hidup.

“ Saya pernah mengalami kesulitan tersulit. Saya liat pengamen, cuci motor hal biasa bagi saya karena  saya pernah mengalami yang lebih sulit. Saya nggak tahu kemana karena saya tidak punya orang tua kemana saya ngadu. Disitu saya sering ngebayangin ada sosok yang bisa ngasih saya makan, jajan tapi sosok itu nggak pernah muncul, makanya ketika saya dewasa saya ingin munculkan sosok tersebut. Saya dari kecil sudah menyiapkan kesuksesan dengan mencari uang,” kenang Putra Siregar.

Dan dengan berbagi, Putra yakin janji Allah itu memang hadir dalam perjalanan hidupnya. Buktinya, Putra bisa sukses. Dari Putra yang tidak memiliki sesuatu, dari nol, kini jadi memiliki suatu.

“Konsepnya sederhana, ketika saya melakukan ini kita lihat tahun depan, pasti di tahun depan akan lebih baik,” imbuh Putra Siregar yang berharap muncul entrepreneur muda lainnya yang bisa mengikuti jejaknya untuk tidak menunda berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *