Connect with us

#BersamaLawanCovid19

Risiko Kekerasan Rumah Tangga Selama Pandemi Covid 19

Published

on

Sumber gambar : covid19.go.id

Risiko kekerasan rumah tangga selama masa pandemi Covid 19. Banyak faktor yang menyebabkan kekerasan rumah tangga terjadi pada masa pandemi saat ini. Tingkat stress yang tinggi juga dapat memicu kekerasan rumah tangga terjadi. Harus tetap terus didalam rumah memang tidak mudah, dan juga acaman virus yang mengintai. Disiplin dan patuhi selalu protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun untuk pencegahan dan perlindungan diri dari paparan virus covid 19.

Berusaha tetap berada di rumah selama pandemi tak selalu mudah. Apalagi bila sebelumnya acapkali terjadi kekerasan di rumah. Justru berbahaya bagi perempuan dan anak-anak. Sulit dibayangkan tapi di berbagai belahan dunia dilaporkan kasus-kasus kekerasan seperti para suami memaksa istri dan anak mencuci tangan sampai tangannya terasa sakit. Ada juga kasus para suami yang secara sengaja batuk ke arah istri dan anaknya. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) mengatakan kombinasi masalah ekonomi dan tekanan sosial akibat wabah telah meningkatkan kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan remaja putri di hampir semua negara. Di Indonesia, LBH Apik (Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan) mengatakan di tahun 2019 rata-rata per bulan jumlah laporan kasus kekerasan adalah 66, namun di tahun ini, dari pertengahan Maret sampai pertengahan April, jumlah kasus sudah mencapai 97. Peningkatan terjadi di banyak negara. Perancis melaporkan peningkatan 30%. Di Singapura, peningkatan laporan via call center mencapai 33%. Sekjen PBB António Guterres mendesak semua pemerintah untuk menempatkan keselamatan perempuan sebagai prioritas di tengah upaya mengatasi wabah. Para peneliti mengatakan dalam masa krisis, risiko kekerasan rumah tangga meningkat dan perempuan acapkali kesulitan mencari pertolongan (Dilansir dari covid19.go.id).

Bijaklah dalam menerima informasi terkait Covid 19, jangan mudah percaya dengan berita yang belum jelas kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Disiplin dan patuhi selalu protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun untuk pencegahan dan perlindungan diri dari paparan virus covid 19. Tetap selalu menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, menjaga jarak & menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan air mengalir & sabun).

 

 

 

 

Penulis : Dewi PermataSari

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *