Connect with us

Lifestyle

Tidak Ingin Menderita Sakit seperti Jessica Iskandar, Kenali “Graves Autoimmune”

Published

on

Belum lama ini publik dikagetkan dengan  beberapa kabar sekaligus dari artis Jessica Iskandar atau kerap disapa Jedar. Tidak hanya dikabarkan batal nikah dengan Richard Kyle padahal mereka sudah siap untuk melangsungkan pernikahan, tapi Jedar juga dikabarkan menderita sakit serius, takikardia atau denyut jantung yang berdebar lebih cepat dari kondisi normal.

Namun baru-baru ini Jedar kembali membagikan kabar bahwa dirinya mengidap Graves Autoimmune. Hal itu disampaikan dalam channel Youtube miliknya.

Jessica Iskandar. (Foto: Instagram.com/@inijedar)

“Kemarin dikasih tahu dokter bahwa sudah dipastikan sakit yang aku alami saat ini namanya graves disease autoimmune,” ujar Jessica memperjelas sakit yang dideritanya.

Penyakit autoimun ini dapat menyerang siapa saja. Karena itu perlu diketahui apa itu sebenarnya graves autoimmune? Graves Disease Autoimmune adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh yang dimiliki seseorang justru menyerang sel-sel sehat pada tubuh. Ditandai adanya kelenjar tiroid yang terlalu aktif  sehingga hormon tiroid diproduksi secara berlebih.

Penyakit Graves disease autoimmune. (Foto: iStockphoto)

Penyakit ini memang cenderung lebih banyak menyerang perempuan dibandingkan laki-laki. Dan umumnya memang lebih banyak menimpa orang yang berusia di bawah 40 tahun.

Adapun penyebab utama penyakit ini memang belum ditemukan akan tetapi adanya riwayat penyakit keluarga dicurigai dapat menurunkan penyakit autoimun ini. Kelainan pada kelenjar tiroid ini tidak dapat menular ke orang lain jika bukan dari keturunan.

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi risiko seseorang mengalami graves autoimmune (dari berbagai sumber):

  1. Stress berlebihan
  2. Adanya riwayat penyakit dari keluarga.
  3. Kehamilan
  4. Merokok

Sedangkan beberapa gejala yang ditunjukan saat seseorang terkena penyakit ini:

  1. Cemas dan gelisah mulai dirasakan.
  2. Tangan dan jari-jari sering mengalami tremor.
  3. Tubuh juga akan sensitif terhadap udara panas dan menjadi mudah berkeringat.
  4. Kelenjar tiroid juga akan membesar hingga dapat dilihat atau diraba.
  5. Khusus laki-laki terjadinya disfungsi ereksi dan menurunnya hasrat seksual.
  6. Khusus perempuan mengalami perubahan siklus menstruasi.

Untuk pengobatan graves autoimmune (sebelumnya tetap dengan mengkonsultasikan dulu dengan dokter) dapat dengan cara:

  1. whitesession: obat penghambat hormone tiroid.
  2. Konsumsi obat penstabil tekanan darah untuk menekan kinerja kelenjar tiroid dalam tubuh.
  3. Untuk menghancurkan sel tiroid, dapat dilakukan dengan pengobatan yang menggunakan radioaktif serta pembedahan dengan operasi untuk mengangkat seluruh kelenjar tiroid.
  4. Bisa dicegah dengan pola hidup sehat dan seimbang.

Semoga dengan mengenali “Graves Autoimmune” ini membuat kamu jadi lebih berhati-hati dan tentunya supaya kamu tetap sehat!

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *