Connect with us

Selebriti

Tidak Pede Jalani Usaha di Masa Pandemi, Kriss Hatta Tutup Usaha Cuci Mobil

Published

on

Satu lagi artis yang harus menutup  usahanya di masa pandemi covid-19 adalah Kriss Hatta yang sejak keluar dari penjara atas kasus penganiayaan jarang terlihat kiprahnya di dunia seni peran, pekerjaan yang sudah membesarkan namanya tersebut. Ternyata Kriss disibukkan oleh usahanya diluar dunia entertaint, yaitu usaha cuci mobil. Bisnis cuci mobil ini sudah mulai dirintisnya sejak dari tahun 2018 lalu. Namun sayang usahanya tersebut kini harus tersendat, bahkan akhirnya ditutup. Hal ini membuat berhembus kabar kalau Kriss alami kebangkrutan. Dan Kriss Hatta membantah kabar tersebut.

Kriss Hatta (Foto: YouTube/Kriss Hatta Luis Aveiro)

“Nggak bangkrut kok. Gua nggak kenapa-kenapa. Gua cuma bertahan, hemat pakai uang, nggak mau banyak yang aneh, cukup aja uang yang gua punya,”terang Kriss Hatta.

“Aku membangkitkan tempat itu kan memang sudah mepet waktunya dan ditambah pandemi lagi. Ketika pulang, fokus atur strategi buka lowongan, nggak taunya pandemi. Pandemi gua nggak percaya diri, kalau nggak ada sih gua bisa pede setahun ke depan. Jadi gua oper aja ke orang lain,”aku Kriss Hatta sambil menegaskan dampak pandemi sangat berpengaruh terhadap usahanya itu.

Kriss Hatta saat buka usaha cuci mobil (Foto: YouTube/Kriss Hatta Luis Aveiro)

Diakui Kriss dari usaha cuci mobil itu ia buka, dirinya langsung yang mengelolanya. Dan usaha usaha cuci mobilnya itu sempat ramai pengunjung. Sayang, setahun berikutnya, di tahun 2019 itu ia masuk penjara karena kasus pemalsuan dokumen nikah dan penganiayaan. Otomatis selama berada di dalam tahanan, Kriss Hatta tidak bisa lagi mengelola bisnis cuci mobilnya tersebut.

“2018 sudah berdiri jaya beberapa bulan lah. Karena 2019 saya setahun full di penjara. Gua pikir 2020 waktu gua terakhir urus usaha. Ini waktu penentuan, prediksi usaha jalan bisa 3 tahun kedepan,” ungkap Kriss Hatta.

Dan saat kebebasan diperolehnya, Kriss sudah berencana bakal mengelola kembali bisnisnya tersebut. Namun keinginan untuk mengembangkan bisnis cuci mobilnya tersebut terpaksa terhenti karena adanya  wabah pandemi covid-19. Selain itu saat ia mencoba membuka usaha cuci mobilnya itu dimasa pandemi, ia juga sempat mendapat teguran oleh pemda dan diminta untuk menutup sementara usaha cuci mobilnya itu.

“Eh nggak taunya 2020 ada masalah pandemi. Pernah buka, gua dapet surat dari pemda Depok. Gua buka bukan bermaksud cari keuntungan, tapi pegawai butuh makan dan kuota hape, kirim uang ke kampung. Eh nggak boleh buka, di saat buka langsung didatengin harus tutup,”tandas  Kriss Hatta.

“Ketika tutup semua karyawan nganggur. Kan gua harus kasih makan, bayar listrik, air. Kalau usaha nggak jalan ambil dari uang gua syutingan,”sambung Kriss Hatta lebih lanjut.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *