Connect with us

News

Togar Situmorang Kawal Pembangunan Megaproyek Pelabuhan Segitiga Emas

Published

on

Sesuai amanat UUD 1945 dalam hal ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara, maka Togar Situmorang yang sering disapa “Panglima Hukum” tetap berdedikasi tinggi memberikan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai macam hal permasalahan yang ada disekitar.

Sebagai contoh Togar Situmorang sering diberikan kepercayaan sebagai narasumber pada webinar yang diadakan oleh LBH Pemuda Sejati. Dimana ini adalah kesempatan ketiga kalinya Togar Situmorang dipercaya menjadi narasumber pada webinar yang bertemakan ” Kajian Hukum Proyek Pelabuhan Segitigas Emas Klungkung Bali”.

Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang, SH,MH,MAP sangat berterimakasih kepada pihak LBH Pemuda Sejati khususnya kepada Rekan I Putu Agus Putra Sumardana, SH sekaligus sebagi Ketua LBH Pemuda Sejati dengan tetap memberikan kepercayaan untuk menjadi narasumber kembali pada kegiatan webinar ini.

Disini sekaligus saya mengapresiasi karena kegiatan webinar ini tetap dijalankan secara berkelanjutan dan banyak elemen masyarakat yang antusias ikut dalam webinar ini, seperti diikuti oleh Bapak Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, Rekan Advokat, Ilham Ahmad Yani dari Pers Jakarta maupun masyarakat Bali maupun luar Bali,” kata Togar Situmorang,SH,MH,MAP yang juga Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengkot POSSI) Kota Denpasar.

Adapun topik yang diangkat pada webinar ini sangat menarik untuk dibahas lebih mendalam. Apalagi pada kesempatan yang berbahagia ini ada Bapak Bupati Klungkung yang secara transparan menerangkan awal mula mengenai proyek pembangunan Pelabuhan Segi Tiga Emas ini.

Dimana pada sebelumnya yaitu pada tanggal 03 Agustus 2020. Penggarapan Pelabuhan Segi Tiga Emas ini sudah dimulai, ditandai dengan ground breaking (peletakan batu pertama) yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Bapak Gubernur Wayan Koster, dan Bapak Bupati Klungkung.

Togar Sirumorang yang masuk ke dalam Tim 9 Investigasi Komnaspan berharap Pembangunan pelabuhan penyeberangan Segitiga Emas Provinsi Bali yaitu Pelabuhan Sanur-Pelabuhan Bias Munjul-Pelabuhan Sampalan, segera terwujud, jangan sampai proyek ini mangkrak atau bermasalah hukum. Dan dijelaskan juga bahwa pemenang atas tender pembangunan proyek tersebut sudah ditunjuk bahkan sekarang sudah berproses tahap pelaksanaan.

Diharapkan muncul dukungan masyarakat, agar apa yang dilaksanakan dapat berjalan lancar, sehingga Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul mampu meningkatkan geliat ekonomi Kabupaten Klungkung, khususnya Nusa Penida,” ungkap Togar Situmorang,S.H., M.H., M.A.P, Ketua Hukum dari RS dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Jawa Timur.

Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul nantinya akan menjadi Segitiga Emasnya Bali. Kedua pelabuhan ini akan dikoneksikan dengan Pelabuhan Sanur di Pantai Matahari Terbit. Selama ini, Dermaga Sanur menjadi alternatif penyeberangan jarak pendek masyarakat dan wisatawan dari Denpasar ke Nusa Penida.

Ada 3 target dari pembangunan Dermaga Sanur. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan penyeberangan masyarakat lokal yang tangkil sembahyang ke Pura Penataran Ped di Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida. Kedua, kepentingan transportasi masyarakat Nusa Penida-Sanur yang secara nilai ekonomis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seberang. Ketiga, kepentingan Nusa Penida sebagai kawasan destinasi wisata.

 

Advokat Togar Situmorang, SH.,MH.,MAP menyarankan dalam pembangunan proyek dermaga ini diharapkan berpedoman pada Perda Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali terkait arsitektur pelabuhan supaya sesuai dengan budaya Bali itu sendiri.

Selanjutnya Togar Situmorang,SH.,MH.,MAP selaku Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali mengingatkan oleh karena sumber dana pembangunan Pelabuhan ini bersumber dari dana APBN dan APBD Bali diharapkan digunakan dengan bijaksana dan bertanggungjawab jangan sampai dana yang berasal dari masyarakat diselewengkan oleh oknum-oknum tertentu dengan cara-cara yang masif.

Dan pada kesempatan webinar ini juga, saya menyarankan agar dalam menggali dana masyarakat dapat juga dilakukan stack holder yaitu pemangku kekuasaan melalui OBLIGASI DAERAH karena itu ikut serta membangkitkan perekonomian masyarakat dengan memperioritaskan proyek-proyek mercusuar yang refound dana ke masyarakat bisa nyata dimana latar belakang masyarakat Bali adalah Menyame Braye Nindihin Jagat Bali dan sesuai slogan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yaitu I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Dalam kesempatan close statemen juga berharap agar seluruh masyarakat dan stakeholder tetap mengawasi program besar ini serta jangka waktu pembuatan pelabuhan ini supaya diselesaikan tepat waktu. Karena banyak masyarakat yang mengeluh-eluhkan pelabuhan ini cepat selesai dan beroperasi, apalagi Presiden RI Joko Widodo mengarahkan pemerintah untuk berfokus kepada penyelesaian proyek infrastruktur dikawasan destinasi parawisata salah satunya Pelabuhan sampai akhir tahun 2020,” tutup Advokat Togar Situmorang,SH,MH,MAP.. Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm TOGAR SITUMORANG, Jl. Tukad Citarum No. 5 A Renon ( pusat ) dan cabang Denpasar, Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar, Cabang Jakarta terletak di Gedung Piccadilly Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Room 1003 dan 1004.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *